Perspektif SNMPTN

Kisah mengenai #SNMPTN berawal dari mimpi. Saya belajar banyak mengenai mimpi dari @nindyawardhani. Tulisannya mengenai mimpi apik.

1. #SNMPTN atau ujian masuk PTN dianggap sakral oleh dunia pendidikan, stigma yang diberikan adalah “Inilah gerbang awal dari suksesi”

2. Stigma inilah yang terkadang salah. Perguruan tinggi tidak menjanjikan hal itu. Tidak sama sekali. #SNMPTN

3. Yang dijanjikan perguruan tinggi hanya satu hal yang pasti, gelar sarjana yang selalu dinanti — lambang suksesi diri. #SNMPTN

4. Kembal lagi ke poin awal twit #SNMPTN, semua berawal dari mimpi. Mimpi bukan sebatas perguruan tinggi. Jauh dari itu, sebuah upaya diri.

5. Nah yang ingin saya pertanyakan disini, “Apa sih mimpimu hingga hrs msuk perguruan tinggi? Bahkan dgn pilihan yang favorit lagi.” #SNMPTN

6. Kalo masih bermimpi untuk belajar untuk dapat ilmu tinggi, wah itu sih, waktu saya masih belum jadi bayi. #SNMPTN

7. Kalo jg masih bermimpi untuk bertemu “Putra-putri terbaik bangsa”, itu hanya upaya eksistensi demi pertahankan kualifikasi. Sebuah hegemoni #SNMPTN

8. Juga bila masih bermimpi untuk melatih pola pikir, trlpakan sdh bahwa kodrat manusia ialah berpikir. Pun sdh lupa makna dari buku #SNMPTN

9. Lulus perguruan tinggi, cumlaude, melamar kerja, diterima, incar posisi tinggi, keluarga semua pake bb, makmur, mati. Yak, klise! #SNMPTN

10. Jd, sebagai solusi : “Kuliah tuh biar pinter, bukan biar lulus cumlaude” Menurut sy, kalimat ini bila dikaji bisa jadi skripsi. #SNMPTN

11. Bagi yg sudah berkuliah namun msh memimpikan perguruan tinggi yg ktnya favorit, tenang saja. Lanjut saja, kuliah sj biar pinter. #SNMPTN

12. Kenapa sy bilang begitu? Tidak dpt berteman dgn “Putra-putri terbaik bangsa”, ya berteman saja dgn “Putra-putri terbaik bangsat” #SNMPTN

13. Kenapa tidak mau membuka diri dengan para bangsat? Termakan oleh klasifikasi sosial? Ini salah satu dampak terbesar dari #SNMPTN

14. Pintar itu kompleks, gali ilmu sebanyak-banyaknya. Di era informasi serba cepat hanya ada satu konklusi “Serap, Resap, Lahap!” #SNMPTN

15. Kecewa pada kondisi? Wajar kok, asal tidak berlarut. Mimpi adalah upaya diri. Buktikan! #SNMPTN

16. Bagi yang tidak sempat merasa kuliah, beruntunglah anda. Waktunya eksplorasi diri! Gali potensi. Jgn sekedar diam diri. #SNMPTN

17. Jadi tukang roti, guru, loper koran, atau cuma sekedar tukang cuci lebih brrti ketimbang diam diri. Awali diri untuk bergerak! #SNMPTN

18. Mau coba lagi #SNMPTN tahun depan? Bolehlah. Gelar doang yang diincar? Ga masalah. Jgn batasi diri untuk gapai suatu konklusi.

19. Satu kalimat yang saya suka, “Lakukan apa yang ingin kamu lakukan asal dengan sepenuh hati.”

20. Ya, sebagai konklusi, “Sukses bukanlah sebuah posisi, dia adalah interval, sebuah jarak. Ayo terus berlari!”

Satu lagi, jgn lupa Tuhan selalu ada mendampingi perjalanan hidup.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s