Berubah

1. meminta perubahan, tanpa ingin berubah. kamu rubah atau bedebah?

2. Sering kali kita mendapati celaan masyarakat terhadap kondisi negeri ini. Tapi pernahkah terlintas untuk merubah?

3. ups, maaf.. mengubah, bukan merubah.

4. Ya, omongan “berubah” atau “mengubah” sering kali pula menelusup, terutama bagi mahasiswa. Tapi sudahkah mencoba berubah atau mengubah?

5. “Oh, sudah! Km tidak lihat aksi kita kemarin? Itu bentuk mengubah. Setidaknya ide untuk berubah, sdh saya tawarkan.” Tidak, itu tidak cukup!

6. Perubahan yg dituntut masyarakat skrg adalah suatu hal yang tangible yang terasa. Sempat saya singung di twit saya yg lalu, saya coba ulang.

7. Ide sdh tidak cukup lg skrg, harus ad produk nyata yang menjadi solusi, suatu yg tangible, yang terasa. Ada barang yg diperdagangkan – trade

8.  Juga diperlukan aksi publik (public), acara berkumpul untuk mempertemukan yg punya ide sama (event), dan upaya mempertajam ide (education).

9. Nah, kmbli ke topik, boleh kita mengutuk kegelapan, tapi jgn lupa untuk menyalakan lilin.

10. Ya, boleh kita mengutuk keadaan kita skrg, tapi kita harus mulai mengubah. Siapkah kita untuk berubah atau mengubah?

11. Daripada ngeluh terus masalah macet. Bisa mulai bikin konsep angkutan kota yang baru. Misalnya kita coba rebranding angkot Bandung.

12. Menurut saya, itu merupakan salah satu tawaran solusi yg bagus. Menghasilkan dan membawa manfaat. Pertanyaan : mau?

13. Atau kita bikin bis kota yang bagus. Butuh modal? Ya itu dia, serunya mengubah. Butuh kegigihan yang matang. Mengeluh? Mati ajah deh lu!

14. Oh, maaf kecenderungan ke arah bisnis, tapi memang menurut sy itu hal yg paling terasa bagi masyarakat. Masyarakat butuh produk (trade).

15. Jgn lupa, dalam menciptakan suatu produk, berbagai disiplin ilmu masuk ke situ. Mesin, Industri, Tata Kota, Hukum, Manajemen, Antropologi.

16. Jadi, ingin mengubah? Atau ingin berubah? Ciptakan produk, perdagangkan.

17. Mulailah berdagang yang membawa keuntungan dan manfaat bagi khalayak. Jgn cuma pikirin perut sendiri doang kayak wakil rakyat.hehehe..

18. Solusi terbaiknya untuk mulai berubah atau mengubah : peka, catat, pikirkan, lakukan, buat jadi kenyataan.

19. Sekali lagi, boleh kita mengutuk kegelapan, tapi jgn lupa menyalakan lilin. Terima kasih. Selamat mengubah!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s