Titik Temu

ketika cinta tiada badan bukan berarti hilang, namun lebih seperti perjuangan. tiap puisi adalah saksi, tiap lagu adalah bukti. kamu adalah lagu yang terus berdendang, dan puisi yang takkan hilang. bintang bisa saja tidur, begitu juga kita. tunggu aku di suatu masa nanti, dimana kita bisa melagu hingga fajar tiba. disitu cintaku akan membekukan waktu. semesta ini akan inersia. untuk kita.

Augustine Merriska

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s