Apatah? (ketika tanya tanpa jawab)

“Bagiku Tuhan adalah gugusan bintang-bintang, yang jauh, namun selalu teduh.”

“Aku tak paham maksudmu. Bagiku Tuhan sesederhana sembahyang.”

“Apa kau tak merasakan keagungannya di antara pendar kerlip  kegelapan malam atau hangatnya mentari menyengat bumi?”

“Apa kau tak merasakan ketenangannya saat kau bersimpuh di hadap-Nya?”

“… Aku tak bisa”

“Aku pun begitu, tak bisa sepenuhnya memahami maksudmu.”

“Maksudku, kau cukup mengerdilkan pemahamanku akan batinku.”

Lantas apa yang kau perbuat atas diriku?

“Aku hanya mencoba memahami, kamu tahu? aku mencari sesuatu atas dirimu, diriku, dan …”

“Tuhanku? atau juga Tuhanmu?”

“Kamu tahu, siapa yang menjadikanmu ada?”

“Tuhanku. Bagimu?”

“Sama. Yang kamu maksud dengan Tuhanmu.”

“Apakah Tuhan bagimu?”

“Apatah Tuhan bagimu?”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s