“adakah kamu datang untuk kembali hilang?”

“aku tak pernah ingkar padamu.”

“kau bahkan tak pernah berjanji.”

“aku hanya …”

“tak bisa sepenuhnya percaya padaku?”

“kamu kejam.”

“lantas kamu naif.”

“aku terlalu lemah, untuk tetap jejak.”

“tapi aku memilih, untuk ada, setidaknya.”

“saat aku goyah?”

“entahlah.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s