aaarrrggghhh!!
rungsing!!
pengap!!
cukup!!

terpojok dalam satu ruangan asing
tak ada siapa-siapa
putih pudar kelam suram dalam bayang
teresok berusaha tuk keluar
mencari pintu yang lebih nyata
fatamorgana ekspektasi belaka

argh!!
raung relung jiwa membakar sekam hati penuh kecewa

tidak bisa!!!!

tak dapat dilimpahkan disini
ini hanya ruang kosong putih kelam nan kelabu

pelampiasan atau pencarian atau bahkan pencairan?

tak dapat masuk akal otak orak arik tenggorak

panas!!
tidak, apa aku ini iblis?
yang masih menggeliat mungil, berharapkan tetek yang dapat kuneneni

bayi iblis..
tersiram subur, terelu-elukan hingga disalahkan

sial, kau manusia!
itu ulah mu sendiri, keparat!

koar-koar hati penuh ekspektasi yang penuh kabut tebal
aku hanya bisa diam dihujam beribu panah berujung kata kotor tudingan kambing hitam akibat ketololan mereka! atau dari dalam diriku?

aku mungkin masih bayi yang belum beranjak, masih mengaharap ada yang menyodorkan suapan, belaian penuh kasih, cubitan lucu dan senyuman kepolosan

tapi semua itu sudah sirna!
terlalu panas!
terlalu menghirukpikukan rasa!

daripada berharap lebih baik memberi pengharapan..
tapi sayang, mungkin aku memang benar-benar iblis
mungkin, pengharapan yang dapat kuberikan cuma kosong..
bukankah itu tugas seorang iblis?

!@#$%^&*()

dekap dan peluk aku..
aku terperosok disini, cuma berharap ku dapat melihat waktu yang terus berjalan, memberikan jawaban dan sebuah kejelasan…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s