Tentangmu

Kamu makhluk mimpi,
juga impian.

Ya, seperti harapan.
Kosong, namun kuat aku berpijak,
kau buatku bergerak.

…jangan-jangan harapan muncul karena sikap tak pernah mengeluh pada batas.

Aku tak pernah mengeluh pada batas.

Tapi bukankah kita justru yang membatasi?

Karena memiliki sama dengan membagi.

Mencintai, membagi, juga memberi.
Perlukah ada yang menerima?
Perlukah di- untuk bisa bersama?

Supernova, apakah cinta itu mengikat atau membebaskan?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s