Kamar

Aku ingin kamarku, hanya itu.
Kebaskan laku dari belenggu.

Dengan isi  lagu dan buku, mungkin vitrase warna biru.
Biru yang tidak kelabu, biru yang membebaskanku.

Aku tak perlu peluru.

Kau bukan guru.

Aku butuh susu,
Ya, susu yang perlahan membunuhku.

Aku tak perlu kelambu.

Kau bukan peramu.

Aku butuh namamu,
Ya, nama yang menjadi lika-liku.

Hidupku bukan milikmu.

Aku ingin kamarku, hanya itu.
Dengan isi lagu dan buku, mungkin vitrase warna sayu,
agar aku tahu, aku masih terbelenggu.

Tapi aku tahu, langit di luar warna biru.
Biru yang tidak kelabu, biru yang membebaskanku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s